dakarowines.com

Begini loh Cara Memegang Gelas Wine yang Benar

Begini loh Cara Memegang Gelas Wine yang Benar

Menikmati segelas rosé dingin di bawah sinar matahari di sore hari menjadi kenikmatan tersendiri, namun tidak banyak yang tahu jika itu adalah salah satu cara yang salah untuk menikmati segelas wine. Wine bukanlah jus atau minuman yang bisa dikonsumsi sekaligus banyak. Sebaliknya, ada seni tersendiri untuk menikmati wine seperti yang dipraktekkan para pencintanya, yakni cara memegang gelas wine secara tepat.

Rasa dan aroma wine sangat mudah ‘terkontaminasi’, maka dari itu kualitas wine sangat dipengaruhi dari penyimpanan, cara penyajian, hingga cara kita memegang gelasnya.

Setiap wine paling baik disajikan dengan suhu sekitar 60 sampai dengan 65 derajat Fahrenheit, sedangkan white wine sebaiknya disajikan dengan suhu sekitar 50 sampai dengan 55 derajat Fahrenheit. Inilah mengapa gelas wine memiliki tangkai yang panjang, untuk mencegah panas dari tanganmu yang bisa membuat wine melewati suhu minum idealnya.

Oleh karena itu kita seringkali tidak menyadari kesalahan yang kita buat saat menikmati wine. Dilansir dari County Living, Anthony Giglio dari Food & Wine menjelaskan jika sebaiknya kita memegang batang gelasnya. “Ada batang gelas di antara alas dan mangkuk gelas wine karena beberapa alasan. Yang paling penting adalah menjauhkan tanganmu yang bersuhu 98,6 derajat Fahrenheit dari wine yang didinginkan dengan benar”, tulis Giglio.

Giglio juga mengatakan bahwa kamu dapat memegang gelas yang tidak memiliki batang di bawahnya dengan cara memegangnya seperti gelas biasa. Pegang ke arah alas, gunakan ibu jari, jari telunjuk, dan jari tengah. Kemudian biarkan jari-jari yang lain bertumpu pada alas. Pilihan lainnya adalah dengan cara mengepalkan tangan dan menyeimbangkan alas di jari telunjuk, dan menggunakan ibu jari sebagai tuas untuk menahan di tempatnya.

Source: Winefolly

Meski ada beberapa cara memegang gelas wine secara benar, ada baiknya kamu menggunakan gelas bertangkai atau yang memiliki batang di bawah mangkuknya. Sebagai contoh, untuk lebih menikmati rasa dan aroma dari segelas red wine kamu bisa memilih desain gelas cembung bertangkai yang memiliki mulut gelas yang mengecil.

Hal itu karena gelas cembung berguna dalam memudahkan oksigen masuk ke dalam wine yang dituangkan. Ketika kamu mencium wine dengan menggunakan gelas tersebut, maka hidung bisa masuk ke gelas dan aroma wine yang keluar ke udara pun mulai ‘terbangun’ dan mengeluarkan jati diri yang sesungguhnya.

Demikianlah tata cara memegang gelas wine yang benar. Tentunya sebelum menikmati segelas wine, kamu harus bisa menuangnya dengan benar atau mintalah tolong ke wine maker agar aroma wine yang dituang tidak berubah, ya!

Exit mobile version